Showing posts with label Cloth Diaper. Show all posts
Showing posts with label Cloth Diaper. Show all posts

August 5, 2014

Gabung di Forum Yuk!

Semenjak saya hamil Omar, saya mulai rajin mengikuti banyak forum, mulai dari forum kehamilan di Mommies Daily, sampai group facebook macam AIMI, GBUS, dan GESAMUN,(dan forum-forum lain yang sudah banyak saya ikuti, termasuk forum masakan dan rumah) jujur saya mendapatkan banyak sekali ilmu dari sana.

Kalau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti Forum adalah tempat pertemuan untuk bertukar pikiran secara bebas, bebas disini tentu kita juga harus tahu ya, forum yang kita ikuti itu ruang lingkup bahasannya apa saja, kan gak lucu kalau kita ikut group Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia yang notabene membahas serba-serbi tentang proses menyusui tapi kita malah nyelimur dan bertanya seputar USG kandungan. Walaupun saya yakin hampir semua ibu disana mampu menjawabnya, tapi kok terkesan kita tidak menghargai tuan rumah ya, karena ya itu tadi, melenceng dari tujuan forum itu di bentuk.

Gak sedikit orang yang mengomentari keaktifan saya dalam sebuah forum,

July 25, 2014

Little Gear nya Omar,antara khayalan dan kenyataan.

Setelah satu tahun berlalu, saya inget banget, salah satu impian little gear saya untuk calon anak pertama kami itu adalah, Baby Bouncer Fisher Price, ELC Blossom Farm Clover Cow Sit Me Up Cosy, Box Bayi Graco dan Stroller Cocolatte, kenyataannya apakah saya mendapatkan itu semua? Hehehehe.. tidak saudara-saudara, saya memang mendapatkan 2 dari 4 item diatas, tapi bukan beli sendiri, Alhamdulillah dapet kado! Untuk baby bouncer nya saya dapet merk ELFE, tampilannya cukup besar dan kokoh, ada fitur music dan vibra nya, ayunannya pun untuk bayi lumayan nyaman ya. Sementara barang lain yang kami peroleh adalah stroller Elle Huntington warna merah, gak jadi beli cocolatte trip deh ibu..

July 13, 2014

Popok Kain Modern vs Popok Siap Pakai

Salah satu topik yang gak pernah dingin dalam dunia per-mama-an selain Normal vs Caesar, Asi vs Sufor, Vaksin vs Nonvaks, Mpasi homemade vs Mpasi Instan, adalah popok kain vs popok siap pakai. . (eh iya dunia per-mama- an itu sadis loh!) belum lagi compare masalah tumbang anak, Ya Salam.. kalau gak dibawa santai mah, bisa nangis tiap malem di pundak suami, sambil nanya: kenapa-gigi-omar-baru-4- sementara-anak-tetangga- sudah-8-padahal-cuma-beda- sebulan-? XD

Dari sebelum melahirkan, saya memang sudah rajin tuh baca- baca di forum tentang popok kain benefit dan loss nya, belum lagi racun dari si tria yang sudah bilang "nanti clodi-clodi nya kafka lo bawa-bawain aja dude.." kan kalau kayak gitu saya jadi merasa bertanggung jawab untuk belajar bagaimana cara merawat clodi sekaligus cara pakainya juga, karena belajar itu juga deh saya jadi mulai jatuh cinta sama yang namanya clodi..

Setelah berembuk dengan bapaknya Omar, akhirnya kami sepakat untuk menggunakan popok kain modern mulai dari omar lahir, tanpa beli 1 pun pospak. luarr biasaa...

Kenapa popok kain modern? aduh, saya nyerah deh kalau harus beli popok kain konven yang cuma selembar itu, siapa yang mau nyuci?! sekali pipis basah, dan harus ganti, belum lagi cerita teman yang setiap hari bisa nyuci 20 lembar popok kain.  Saya pernah loh menyampaikan keluhan saya ini di salah satu group perpopokan demi mendapat saran, dan saya di bilang gak sayang anak karena gak mau repot.. auu ahhh.. :p

Jadilah ketika Omar lahir saya sudah punya stock +/- 10 clodi dengan tambahan insert yang saya pakai dari kain Alas Ompol Renata (AoR) dan Bumwear yang harganya lumayan, kalau ada yang gak tega ngeliat newborn keliatan bulky karena dikasih clodi, saya nyiasatinnya si insert bawaan clodi diganti dengan insert kain yang saya beli, masih bisa nampung beberapa kali pipis tapi tetep kelihatan tipis kok :), kadang kalau siang cover clodi gak saya pakaikan ke Omar, saya cuma bentuk si bumwear dengan format popok, dan saya jepit dengan snapi.. (googling aja deh buat liat tampilannya).

3 minggu setelah Omar lahir, ibu saya mulai menyemprotkan racun- racun popok siap pakai, katanya kasihan ngeliat menantunya yang hampir setiap hari nyuci popok bayi. Dan kami pun tergoda, awalnya beli yang isi paling sedikit, dengan harapan ini untuk jaga-jaga saja kok tidak dipakai setiap hari.
Tapi kenyataan berkata lain, ketika kami pindah ke rumah sendiri di umur Omar yang baru 3 minggu, rasanya susaah dan capek banget bangun malem untuk ngecekin popok omar sudah penuh/belum, Akhirnya mulai dipakai rutin deh tuh si pospak setiap malam. Ya! saya dan suami tetep keukeuh sehari-hari omar pakai clodi, pospak dipakai hanya untuk malem saja atau ketika pergi keluar, itupun saya usahaian tetep bawa satu clodi, Alhamdulillah sistem seperti ini masih bertahan hingga sekarang, kami hanya butuh 1 dus pospak isi sedang setiap bulannya, pengeluaran masih kurang dari Rp 100.000,- lah.. Saya pribadi tidak mau ambil pusing masalah popok ini, kalau saya sanggup saya pakai, kalau saya ngerasa capek ya saya bilang capek, walaupun kadang kalau ngobrol di forum pengen juga sih bisa pakai clodi 24 jam full dan tanpa pospak sama sekali. Yah, semoga bisa lebih baik di adik- adiknya Omar nanti.. Aamiin.

(Walaupun masih mendua dengan pospak, saya selalu semangat kok kalau diajak belanja clodi.. hehehehe)

Gambar dari sini

May 1, 2013

Ketika Waktu Berbelanja Tiba…


Memasuki usia 28 weeks, mulai deh saya lihat-lihat forum “Newborn Shopping List” mama sih nyaraninnya mulai belanja pas masuk 32 weeks saja, sekalian latihan jalan katanya.. *bisa gitu ya.. keluar masuk toko itungannya latihan jalan* 

sejujurnya saya memang belum punya bayangan apa aja sih kebutuhan bayi itu? Dari awal hamil fokus saya malah ke Little Gear nya, macam Baby Bouncer, Baby Bather, sampai Stroller.. lucu aja gitu liat bentuk dan motifnya yang lucu-lucu, saya juga sudah mulai mengkhayal tuh perlengkapan apa dan mainan apa yang kira-kira akan saya beli, bahkan saking sukanya saya ngeliatin Little Gear saya sampai bercita-cita selain punya Baby Bouncer Fisher Price juga pengen punya ELC Blossom Farm SitMe Up Cozy, 
padahal keduanya fungsinya gak jauh beda, cuma penampakannya ituuuu yang menggoda. Belum lagi playmate nya yang Einstein series, terus saya juga kepikiran untuk beli Box Bayi Graco, Stroller Cocolatte, apa lagi ya? Hehehehe… selama hamil ini lama-lama saya hapal loh merk perlengkapan bayi, walaupun belum khatam benerrr… *banyaakk banget jenis dan fungsinya ternyata*

Karena selama ini saya lebih fokus ke Little Gear, jadi bayangan saya harga barang-barang bayi yang mahal ya hanya seputar Little Gear nya itu saja, baju-baju mah standart lah ya.. tapi pandangan itu seketika berubah ketika saya mulai baca-baca, buka-buka, tanya-tanya, googling-googling “Apa saja sih yang harus dibeli untuk bayi baru itu?” Subhanallaahhh.. pusing loh! Awal-awal saya tanya dan cari info seputar popok kain, tidak lain tidak bukan hal ini disebabkan karena saya dapat banyak Cloth Diaper a.k.a Clodi dari salah satu sahabat saya, ada sekitar 7 buah clodi dengan masing-masing insert *apa itu insert? coba klik link diatas itu* sebanyak 2 lembar.. bisa bayangkan, saya yang selama ini istilahnya “yaudahlah ya untuk baju bayi…” tiba-tiba dapet sepaket clodi sebanyak itu, dengan pesan: “itu jangan lupa ya dicuci dulu min 3x lah, detergennya bla bla bla.. “ hah? Bagaimana itu maksudnya ya? Ya karena saya gak mau clodi itu jadi mubazir dan kadung penasaran juga, jadilah selama hampir semingguan saya sibuk bolak-balik melakukan tanya jawab seputar clodi di beberapa forum emak-emak, semata-semata untuk mencari ilmu dan hasilnyaaaa… saya tergoda untuk menambah beberapa clodi lagi, kalau bisa pengen punya cover dan AOR nya juga deh, jadi saya gak perlu repot-repot cuci popok kain kuno yang sehari katanya bisa habis sampai 20 popok untuk bayi baru. Wkwkwkwkwk… pakai disposable diaper sih kayaknya iya ya, tapi gak mau terlalu banyak juga, kasian tong sampah sama kantong bapaknya ntar. ;p

selesai dengan clodi *belum selesai bener sih* saya akhirnya memutuskan untuk mulai membuat list kira-kira apa saja yang akan dibutuhkan untuk Insya Allah menyambut bayi kami, kalau dilihat dari list yang dibuat oleh para mom-to-be isinya sih hampir sama, mulai dari kaos lengan pendek, kaos lengan panjang kancing, celana pendek, celana panjang, celana pop dkk kelihatannya sih simpel dan biasa banget, tapi dibalik kesederhanaan itu muncul nama-nama macam Libby, Nova, Miyo.. yes! We’re talk about brand! Setelah saya amati, teliti, dan review baik di dunia online maupun dunia nyata banyak yang sepakat merk Libby untuk baju newborn itu memang nyaman, bahan halus, dan tidak mudah melar. Eits, seperti biasa ada rupa ada harga, jadi karena saya memutuskan mau beli merk Libby, saya survey harga dong dan rata-rata Libby ini dijual seharga Rp.39000,-/3pc itu untuk jenis lengan pendek, berarti kalau saya mau ½ Lusin saya harus mengeluarkan kocek sebesar Rp. 78000,- keliatannya sih masih murah, tapi kalau saya butuh 5 variant berbeda dengan banyaknya masing-masing ½ lusin ditambah harga bervariasi mulai dari Rp 39.000 – 45.000/3pc, angka itu akan membengkak menjadi +/- Rp 400.000,- hehehehhe.. banyak tho? Intinya dengan list kebutuhan dasar yang saya inginkan total anggaran bisa mencapai Rp 1.500.000,- an.. fiuuuhh lap keringet dulu kita sodara-sodara.. 


selesai dengan kebutuhan dasar, beranjaklah kita ke kebutuhan ASIP alias Air Susu Ibu Perah, maklum kemungkinan status setelah melahirkan nanti Insya Allah belum berubah, masih menjadi karyawan swasta jadi saya harus mulai survey apakah saya butuh breast pump atau saya bisa menggunakan tangan pribadi alias teknik marmet untuk memerah? Berapa botol susu yang saya butuhkan untuk bayi saya nanti? Cooler bag seperti apa yang efektif untuk menyimpan ASIP saya? Apakah saya butuh bottle sterillizer? Bagaimana dengan botol susu dan dotnya? Lupa, saya dan ayah dedek juga harus membuat anggaran untuk Kulkas! Iyaaa.. Alhamdulillah, akhirnya sekarang kita punya rumah sendiri *horeeeee…* setelah hunting kurang lebih 17 bulan ketemu juga rumah yang sesuai dengan kantong dan bayangan-kami-walaupun-masih-agak-jauh-dari-rumah-impian. *sesi cerita tentang rumah beda lagi ya* entahlah berapa total untuk keperluan ASIP ini saya belum survey harga, saya sih berencananya mau coba jadi tukang palak dulu alias minta lungsuran botol-botol asip temen yang anaknya sudah mulai berkurang frekuensi ASIPnya.. hehehhee kan lumayan tuh dapet gratisan. 

Dan sekarang saya mulai mikir, rasa-rasanya hasrat saya untuk Little Gear HARUS dipending dulu deh, alias gak beli sekarang. Mungkin beli tapi yang bener-bener urgent dulu kali ya macam Baby Bather gitu, kan mandiin bayi susah tuh apalagi saya belum ada pengalaman sama sekali jadi baby bather ini akan membantu banget. Tapiiii kata orang-orang baby bouncer juga fungsi banget untuk taruh bayi biar dia gak rewel karena dilengkapi dengan musik dan bisa berayun, jadi emaknya bisa ngerjain yang lain, nggg habis itu strollerrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr……………….. ngggggggggg………………. *emaknya lama-lama error*
Ya Allah cukupkanlah rejeki kami Ya Allah, aamiin…