Cerita Seorang Putri

Shopping Hospital itu penting bu!!

Semalam saya iseng buka-buka link yang muncul di newsfeed FB saya, kali ini link yang saya buka tentang :  Maternity Hospital Tours: 15 Questions To Ask baca disini, jadi total ada 15 pertanyaan wajib terkait apa saja yang perlu ditanyakan ketika kita memilih RS untuk melahirkan, di cerita saya yang ini ada beberapa pertanyaan yang ternyata juga menjadi pertanyaan wajib dalam artikel tersebut :) seneng deh karena memang dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, kami sukses mendapatkan RS untuk bersalin sesuai harapan kami. 

Apa saja sih pertanyaan-pertanyaan itu? 

1. Maternity Hospital Tour Question #1: What Birth Aids Do You Have Available?

Jadi ketika malam itu tiba, maksudnya malam ketika saya akhirnya memutuskan untuk di induksi, saya langsung masuk kamar bersalin, kamarnya enak, saya sendiri di dalam kamar itu, ada kamar mandi dalem dengan fasilitas air panas dan dingin lengkap dengan pancuran, terus saya dapet sofa juga yang ada selonjoran kakinya, nyaman deh.. jadi pas pagi-pagi saya mulai kontraksi saya masih bisa tuh mandi air panas dan sumpah enak banget mandi air panas di tengah-tengah kontraksi itu! bisa cari posisi enak selama proses kontraksi *sayang gk ada birth ball, sempet kepikiran bawa dari rumah tapi yasudahlah ya kita maksimalkan saja apa yang ada* karena di kamar bersalinnya gak cuma ada kasur, jadi ada satu moment dimana saya lebih memilih untuk grundulan di sofa sambil dielus-elus punggungnya oleh pak suami. :)

2. Maternity Hospital Tour Question #2: What Is Your Policy With Partners Staying Overnight?  

RS nya sendiri sih melarang pak suami untuk menginap, yang diijinkan untuk menginap selama pasien masih berada di RS hanya yang sesama jenis alias perempuan, aturan ini cuma berlaku untuk kelas 1,2,3 ya karena kan memang masih sharing room dengan pasien yang lain, tapi kenyataan pak suami masih diijinkan untuk menginap di kamar perawatan kok :) dan karena Alhamdulillah saya melahirkan normal, jadi masih bisa tuh sharing bed dengan kekasih hati tanpa takut kesenggol jahitan, baby? box baby tepat di sebelah tempat kami tidur. :)

3. Maternity Hospital Tour Question #3: Is It Policy To Room In With My Baby?

 Yes!! dari selesai bersalin, lanjut IMD,terus Omar melakukan test apgar dkk nya kami hanya terpisah beberapa jam saja, saya melahirkan sekitar jam 2 siang, lanjut Omar IMD sampai jam 4 sore, selepas maghrib saya sudah ketemu lagi dengan Omar dan kami bareng sampai pagi. Jadi saya bisa puas nyiumin dia, gendong, nyusuin kapanpun tanpa perlu jalan-jalan ke kamar perawatan bayi, dan peraturan ini gak hanya berlaku untuk yang melahirkan normal saja, kanan kiri saya yang kebetulan caesar juga bisa room in dengan baby nya.. 

4. Maternity Hospital Tour Question #4: What Is Your Caesarean Section Rate?

 Saya sendiri sih gak ngerti berapa persentasi melahirkan normal dan caesar di RS ini, tapi Alhamdulillah dokter yang saya pilih bener-bener pro-normal, dia bahkan gak ngebolehin saya untuk berfikir tentang caesar, harus bisa bertekad normal karena dia tidak melihat ada indikasi saya harus caesar, begitu juga dengan para bidannya, bener-bener support 100% untuk normal.

5. Maternity Hospital Tour Question #5: What Is Your Policy On Breastfeeding In Recovery?

Ini dia juaranya! ketika pembukaan 7 ada seorang bidan yang mulai me-massage payudara saya, harapannya agar cairan kolostrum keluar dan baby sukses IMD, itu terbukti loh, Omar sukses IMD selama 2 jam full, dia bisa ngedapetin puting kiri payudara saya lengkap dengan kolostrumnya,  karena kami room in juga otomatis saya bisa menyusui omar kapanpun sesuai keinginan baby bahkan ketika saya masih proses recovery.

6. Maternity Hospital Tour Question #6: What Is Your Policy On The Third Stage Of Labour?

Saya gak nyangka saya bisa ngedapetin delay cord clamping ketika melahirkan Omar, memang sih sempet kepikiran untuk minta tapi sayangnya kami lupa bilang karena sudah terlanjur kontraksi dan fokus melahirkan baby, walaupun bukan lotus birth (saya sendiri belum siap buat nerapin ini) tapi minimal si kakak plasenta dan omar masih bisa saling berbagi suplemen walaupun hanya dalam hitungan menit. :) " Just a two-minute delay in cord clamping can increase a baby’s iron reserve by 27-47 mg, which is equivalent to 1-2 months of a baby’s iron requirements. This could help to prevent iron deficiency from developing before 6 months of age." terimakasih ya bu dokter.. 

9 .Maternity Hospital Tour Question #9: What Are Your Visiting Hours?

Visiting hours? papa saya sendiri hampir diusir sama satpam gara-gara datang kemaleman - -", untuk yang satu ini RS Hermina strict banget!

11. Am I Able To Leave The Room While In Labour? 

saya sempet ngintip tuh bayi yg baru lahir di kamar sebelah di tengah-tengah kontraksi, jadi bisa banget tuh jalan-jalan selama kontraksi berlangsung, gak perlu sampai diiket di tempat tidur.. hehehe.. tapi ketika sudah mulai masuk pembukaan 5 ke atas, berhubung saya di induksi proses kontraksi nya itu cepet banget, karena itu setelah pembukaan 5 saya harus stay di dalam kamar bersalin (tapi masih bisa cari posisi kok) untuk persiapan persalinan.

15. Under What Circumstances Would Formula Be Given And Will I Be Asked First?

Alhamdulillahnya saya gak ditanyain ini, krn ASI langsung keluar.. tp tenang kok, mereka nyuruh kita wajib ttd dulu sblm kasih sufor.  

Dari ke 15 pertanyaan yang ada di artikel, RS tempat saya bersalin memenuhi kurang lebih 8 pertanyaan, yang berarti lebih dari setengahnya, Ya! Saya mendapatkan hampir semua ini di RS Hermina Grand Wisata, mulai dari  pasangan yang bisa menemani saya dari awal masuk kamar bersalin hingga selesai melahirkan, mendapatkan obgyn yang punya aturan induksi lumayan ketat, sampai-sampai pasien barengan saya yang lain ditunggu sampai 3 hari padahal sudah teriak-teriak minta caesar dan berakhirnya dengan normal :)), jadi pinter-pinter pilih RS yaa dan gak perlu takut untuk cerewet nanya macem-macem, itu hak kita kok sebagai konsumen, karena melahirkan dengan kondisi nyaman dan sesuai harapan itu enak banget. Alhamdulillah..